Tampilkan postingan dengan label PROFESI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PROFESI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Desember 2015

Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Tempat Nabi Yusuf Bekerja






Seandainya Bapak Presiden Republik Indonesia datang kepada kita, kemudian Beliau berkata, “Pilihlah sebuah pekerjaan yang kamu sukai di antara sekian banyak lapangan pekerjaan di negeri ini, maka akan aku berikan satu pekerjaan itu untukmu.” Kira-kira apa yang akan kita ucapkan?

Alkisah di sebuah negeri yang makmur, hiduplah seorang raja yang terkagum dengan sosok seorang pemuda. Dia begitu cerdas rupawan dan mampu mengatasi berbagai persoalan di negeri tersebut. Hingga akhirnya sang raja menawarkan kepada pemuda itu sebuah kedudukan di kerajaan tersebut. Pemuda itu berkata, “Jadikanlah aku bendahara negara, sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan.”

Share:

Kamis, 14 Mei 2015

REZEKI YANG TIDAK DISANGKA


Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

Bismillahirrahmanirrahim

Pada kesempatan kali ini, kita akan berbicara tentang keajaiban, yaitu Rezeki yang Tidak Disangka. Ini adalah sebuah topik yang sangat besar, bahkan saya sendiri pun merasa kurang patut untuk menyampaikan hal yang sedemikian luar biasa ini. Namun akan saya coba mengemasnya menjadi sederhana sehingga mudah diterima dan diterapkan dalam kehidupan kita, sehingga Insha Allah akan ada banyak keajaiban yang datang dalam hidup kita, khususnya dalam hal rezeki.
Share:

Rabu, 12 Februari 2014

Jangan Baca Ini Jika Tak Yakin Bisa Pintar Bahasa Inggris



Hi, Assalamualaikum

Saya ucapkan selamat atas ke-tersesat-an Anda karena masuk ke dalam artikel ini. Mengapa saya ucapkan selamat: yang pertama, karena itu artinya Anda sudah “bisa” berselancar di dunia maya secara profesional, mungkin Anda baru saja mengawalinya dengan membuka browser, lalu mengetik keyword di mbah google, lalu masuk ke situs ini itu, dan sampai deh tersesat di sini, mungkin saja begitu, mungkin saja tidak, semuanya serba mungkin. Dan selamat yang kedua: karena Anda sedang membaca artikel yang tepat sekali bagi Anda yang ingin “bisa” menguasai Bahasa Inggris, dan kabar baiknya adalah ilmu ini bisa diterapkan dalam segala ilmu di muka bumi, Anda bisa menguasainya. 

Bukan lebay saudara-saudara tapi memang begitulah takdirnya. Ilmu itu datangnya dari Allah, sementara tak ada yang tak mungkin bagi Allah. Maka jika seseorang senantiasa berusaha, dan saat Allah sudah merestui usahanya tersebut, maka kun fayakun jadilah orang itu mahir dalam bidang yang diinginkannya tadi. Sehingga kuncinya ada pada diri kita sendiri, apakah kita memang sungguh-sungguh niat menjadi pintar atau ogah-ogahan.
Share:

Jumat, 13 Desember 2013

Kisah Para Entrepreneur Pengusaha Sukses di Bidang Medical Kesehatan



Assalamualaikum


Sering kita berpikir bahwa menjadi pengusaha atau entrepreneur adalah bidangnya para praktisi yang berbackground pendidikan manajemen, marketing, ekonomi, dan yang begitu-gitu saja. Ternyata tidak. Rezeki dan cita-cita itu luas, siapa saja bisa memperolehnya. Begitu pula dengan para medis, seperti dokter, bidan, dokter gigi, hewan, dan lain-lain. Peluang usaha mereka tidak cuma melulu buka praktik di sore hari, tapi bisa sangat beragam tergantung kreativitas masing-masing. Mari simak kisah tokoh-tokoh kesehatan yang sukses menjadi pengusaha.

Bambang Suwerda 

Pak bambang suwerda ini adalah pendiri Bank sampah yaitu Bank Sampah Gemah Ripa dan kini sudah diterapkan di 20 desa di Bantul, DI Yogyakarta. 

Ketika berbicara masalah bank, hal terpikirkan dalam benak orang banyak adalah suatu tempat terjadinya transaksi uang, baik berupa aktivitas menabung, mentransfer, atau mengambil uang. 

Share:

Jumat, 25 Oktober 2013

Manfaat dan Keuntungan Paling Besar dari Blogging



Assalamualaikum

Siapa sih yang tidak tidak mau jadi orang kaya?

Jika alasan Anda adalah Anda takut tidak kuat iman jika jadi orang yang terlalu kaya dan memegang banyak uang, maka yang kudu diperbaiki bukan cita-cita Anda menjadi kaya, tetapi iman Anda yang kudu diperbaiki.

Teman-teman, ada banyak cara sederhana tetapi dampaknya cukup signifikan untuk menambah saldo rekening Anda. Saking sederhananya, Anda tidak perlu mikir. Justru kalau Anda mikir, maka Anda tidak akan menemui logikanya mengapa hal itu bisa mengayakan. Ya, sebut saja sedekah.

Tanpa harus dibahas panjang lebar lagi, sedekah jelas terbukti ampuh membuat seseorang menjadi kaya, bahkan yang terkaya. Mau bukti? Siapa yang tidak kenal dengan Bill Gates, ga usah ditanya berapa pendapatannya, tapi tanya berapa sedekahnya, 9 Milyard per Tahun saudara-saudara. Apa akibatnya? Pendapatannya nambah teruss... Semakin nambah pendapatan, dia sedekahnya pun semakin nambaahh... jadinya pendapatan pun makin nambah lagi, sedekah nambah lagi, begitu terus. Memang hukum alam memang seperti itu, justru semakin sedikit kita sedekah, semakin sedikit juga pendapatan yang kita dapatkan. Ibaratnya seperti kalau kita sedang bernafas. Ketika kita menghirup udara, ibarat kita menerima pendapatan. Nah, kalau kita pelit, ga mau mengeluarkan pendapatan untuk sedekah, akibatnya fatal, seperti udara yang terus menerus dihirup tapi eman-eman buat dihembuskan.

Apa hubungannya sedekah dengan blogging? Jelas beda.

Ketika kita bersedekah dalam bentuk uang, maka yang akan dilipatgandakan adalah dalam bentuk uang juga. Pendapatan kita insya Allah bertambah. Nah, bagaimana kalau sedekah dalam bentuk lain, bisa tidak ya? Bisa dong.. Ketika kita membagikan ilmu ke banyak orang, maka ilmu yang kita pahami akan semakin berkembang. Barang siapa membagikan suatu ilmu, maka Allah akan memberikan suatu ilmu baru yang belum ia ketahui.

Belum selesai sampai disini juga laba yang didapatkan. Ilmu yang kita bagikan ke orang lain, jika memang ilmu tersebut sangat substantif untuk perkembangan hidupnya, apalagi menunjang karirnya, mungkin investasi ilmu kita akan kembali ke kita tidak hanya dalam bentuk ilmu saja lo teman. Misalnya kita membagikan kiat-kiat sederhana bagaimana menjadi orang yang tidak gemar menunda. Ternyata orang tersebut jadi sangat terinspirasi untuk kemudian selalu segera dalam melakukan aktivitas apa saja. Jelas, ujung-ujungnya duit. Dia yang semula malas memasarkan produk, sekarang jadi semangat, pendapatan bertambah deh. Syukur-syukur kalau orang tadi menguasai ilmu sedekah. Semakin banyak uang yang dia sedekahkan karena hasil semangat memasarkan produknya tersebut. Nah, disini ada unsur amal kita yang ikut mbonceng uang si dia untuk masuk ke dalam kotak amal tersebut. Insya Allah, ada nama kita ikut nitip. Akibatnya jadi seperti kalau kita sedekah uang dong berarti. Ilmu kita semakin bertambah, sejalan dengan pendapatan, hehe.. Ga masuk logika kan? Yup agama memang demikian teman, kalau kita terus melogikakan, maka kita tak akan pernah menemui jawaban mengapa orang yang usianya lebih muda bisa saja lebih dulu transmigrasi ke akhirat daripada yang usianya lebih tua.

Ngomong-ngomong soal akhirat nih, kabar baiknya, ada salah satu cara supaya walaupun kita sudah tidak aktif lagi di dunia tapi saldo rekening pahala kita bisa terus-terus nambah sampai bank dunianya tutup, alias kiamat. Salah satu caranya adalah dengan amal jariyah. Amal jariyah sendiri ini bisa didapatkan dengan sedekah. Sedekah itu sendiri seperti yang sudah diomongin tadi juga bisa dalam bentuk uang, atau ilmu pengetahuan yang ujung-ujungnya bisa berbentuk uang lagi. Kalau ternyata ilmu kita masih bermanfaat untuk orang lain walaupun kita sudah tiada, pasti rekening saldo pahala kita bertambah kok. Bisa dibayangkan, berapa rekening saldo amal jariyah dari Thomas Alfa Edisson? Mungkin tidak ada satu rumah di dunia ini yang tidak menyalakan satu lampu saja di malam hari.

Yah harapan saya pribadi, blogging yang sudah saya jalani cukup lama dengan berbagai macem artikel motivasi ini bisa menjadi sebuah amalan jariyah. Nggak cuma saya ya, saya harap juga semua blogger Indonesia pun berpikir demikian, walaupun cuma mikir sedikit tapi semoga masih ada pikiran seperti itu. Oleh karena itu, saya pribadi membebaskan sebebas bebasnya buat siapa saja yang memang pingin copy paste artikel manapun di sini, mau diposting ke blognya secara langsung atau diedit dulu, mau ditulis sumbernya atau tidak, saya sangat tidak masalah. Untuk apa sih memproteksi sebuah website sehingga ga bisa dicopy paste. Untuk apa memberikan syarat jika ingin memposting ulang sebuah artikel pengetahuan tapi harus dengan syarat mencantumkan alamat sumbernya. Jika memang penulis itu berniat tulus membagikan sebuah ilmu kepada orang lain, maka otomatis sejak artikel itu diposting ke publik maka seharusnya sudah harus diikhlaskan. Seperti sedekah uang, tapi uang itu ditulisi nama pemilik terlebih dahulu, baru kemudian dimasukan ke kotak amal, kan ga lucu kan?

Ngga cuma sebatas blogging yah... semua kegiatan yang sifatnya memberikan ilmu ke orang lain itu mekanisme pahalanya insya Allah seperti tadi. Baik itu guru, dosen, ustad, atau hanya sekedar sharing di kantor, di ruang makan, dimana mana dimana ada transfer ilmu pengetahuan maka itulah amalan jariyah mulai bisa bekerja.

Singkat saja, akhir kata, semoga segala hal yang ada dalam blog ini dapat bermanfaat bagi banyak orang. Jika ada sebuah kebenaran disini bukanlah saya yang pintar karena mengetahui ilmu itu, tapi kebenaran itu adalah dari Allah yang secara kebetulan disampaikan melalui jari saya. Dan kalau ada kesalahan, jelas itu adalah dari saya pribadi.

Terima kasih buat yang ketika saya menerima notifikasi facebook, ternyata itu adalah sebuah pemberitahuan bahwa selalu ada orang-orang yang bertambah untuk menyukai halaman dinarmagzz ini. Semoga bisa diterapkan dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih semoga sukses =)
Share:

Senin, 12 November 2012

Penempatan Kerja Lulusan STAN


Sekolah Tinggi Akuntansi Negara atau biasa disebut pula Sekolah Top Anti Nganggur memang telah mejanjikan penempatan langsung kepada para lulusannya sehingga memang tidak ada lulusan STAN yang menganggur (alhamdulillah...) brosse

Lalu dimana sajakah lulusan sebanyak itu akan ditempatkan ?? Berikut ini akan dipaparkan penempatan-penempatan yang biasa terjadi pada tiap-tiap spesialisasinya.

Penempatan Lulusan Spesialisasi Akuntansi Pemerintahan :
 
1. Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)
Tugas utama BPPK adalah pelaksana tugas di bidang pendidikan, latihan, dan penataran keuangan negara yang bertanggung jawab langsung kepada Menteri Keuangan. Susunan organisasinya terdiri dari beberapa pusdiklat yaitu Pusdiklat Pegawai, Pusdiklat Anggaran, Pusdiklat Perpajakan, Pusdiklat Bea dan Cukai, Pusdiklat Keuangan Umum, dan Balai Diklat Keuangan I-VII yang ada di Medan, Palembang, Yogyakarta, Malang, Ujung Pandang, Balikpapan, dan Jakarta. Misinya sebagai Center of Excellence for Financial Excellence yaitu menghasilkan Financial Excellence.

2. Badan Akuntansi Keuangan Negara (BAKUN)
Badan ini didirikan untuk melaksanakan Sistem Akuntansi Pemerintah yang mencakup Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat yang diselenggarakan oleh Departemen Keuangan dan Sistem Akuntansi Instansi yang diselenggarakan oleh lembaga atau departemen. Tugas pokoknya adalah menyelenggarakan akuntansi keuangan pemerintah dan pembinaan akuntansi pemerintah, serta menyusun perhitungan anggaran negara dan penatausahaan inventaris kekayaan negara. BAKUN menyelenggarakan akuntansi negara untuk semua departemen dan lembaga nondepartemen.

3. Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM)
Lembaga ini berfungsi sebagai pengendali dan pelaksana pasar modal di Indonesia. Tugas utamanya adalah mengikuti perkembangan dan mengatur pasar modal sehingga efek dapat ditawarkan dan diperdagangkan secara teratur, wajar, efisien, serta melindungi kepentingan pribadi pemodal dan masyarakat umum. Lembaga ini juga membina dan mengawasi lembaga yang terlibat langsung dalam pasar modal. Tugas pokok tersebut ditunjang dengan fungsinya yang meliputi penyusunan dan pelaksanaan pasar modal, perizinan, pembinaan, dan pengawasan terhadap lembaga-lembaga yang bergerak di pasar modal.
 
4. Inspektorat Jenderal Departemen Keuangan (Irjen Depkeu)

Lembaga ini merupakan Satuan Pengawas Intern di Departemen Keuangan yang bertugas mengawasi kegiatan instansi-instansi yang berada di Departemen Keuangan agar dalam pelaksanaan tugasnya sesuai dengan sistem atau prosedur yang sudah ditetapkan.

5. Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan (DJLK)
Tugasnya adalah melaksanakan tugas di bidang lembaga keuangan berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh menteri dan peraturan lainnya. Adapun fungsinya adalah:
*memberikan perumusan kebijaksanaan teknis, pembinaan, dan perizinan di bidang lembaga keuangan dan jasa usaha pembiayaan, asuransi, dan dana pensiun,
*pengelolaan penerusan pinjaman dan investasi negara,
*pengelolaan penerimaan negara yang berasal dari minyak dan bukan minyak dan pajak ekspor,
*pembinaan akuntan publik dan jasa penilai,
*pengamanan teknis atas pelaksanaan tugas pokok DJBC.

6. Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
Merupakan instansi tulang punggung penerimaan kas negara. Instansi ini bertugas dalam bidang pemberian penyuluhan pajak kepada masyarakat, pelayanan pajak kepada Wajib Pajak, dan melakukan pemeriksaan pajak. Lulusan STAN terbanyak ditempatkan di instansi ini menyebar di seluruh Indonesia.

7. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
Peran lembaga ini dalam penerimaan APBN cukup besar. Tugas pokoknya adalah memungut pajak negara dalam bentuk bea, cukai, dan pungutan lainnya, serta mengamankan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pemasukan dan pengeluaran barang ke atau dari wilayah Indonesia

8. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
Merupakan salah satu lembaga tinggi negara yang tugas pokoknya memeriksa tanggung jawab pemerintah tentang keuangan negara dan semua pelaksanaan APBN. Fungsinya antara lain adalah :
*menguji apakah pengeluaran negara mengikuti APBN dan ketentuan lainnya;

*menilik apakah penggunaan keuangan negara telah dilakukan dengan cara-cara yang yang dapat dipertanggungjawabkan.
BPK selalu konsisten dalam peningkatan kualitas pegawai dengan meningkatkan pendidikan pegawainya ke jenjang yang lebih tinggi, juga aktif mengirimkan pegawainya mengikuti short course maupun pendidikan S2 dan S3 ke Inggris, Australia, Kanada, Malaysia, dan negara lain.

Penempatan Lulusan Spesialisasi Pajak Bumi dan Bangunan :

Lulusan program ini akan ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak untuk melakukan penilaian terhadap obyek Pajak Bumi dan Bangunan. Penempatannya di Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan di seluruh Indonesia.

Penempatan Lulusan Spesialisasi Bea dan Cukai :

Lulusan program ini akan menempati pos-pos di dalam struktur organisasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang tersebar di 12 Kanwil, 125 Kantor Inspeksi, 62 Kantor Bantu, dan 349 Pos Bea dan Cukai diseluruh Indonesia.

Penempatan Lulusan Spesialisasi Anggaran :

Lulusan program ini akan mempunyai kemampuan teknis di bidang pelaksanaan anggaran dan kas negara. Oleh karena itu, lulusan Prodip ini akan menempati pos-pos di dalam struktur organisasi Direktorat Jenderal Anggaran terutama KTUA dan KPKN yang tersebar di seluruh Indonesia.

Penempatan Lulusan Spesialisasi Administrasi Perpajakan :

Lulusan Program Diploma ini ditempatkan di Direkstorat Jenderal Pajak baik untuk melakukan tugas penyuluhan pajak kepada masyarakat, pelayanan pajak kepada Wajib Pajak, dan pemeriksaan pajak. Lulusan Prodip ini ditempatkan baik di Kantor Penyuluhan Pajak, Kantor Pelayanan Pajak, maupun Kantor Pemeriksaan Pajak di seluruh Indonesia.

Penempatan Lulusan Spesialisasi PPLN :

Sebagaimana latar belakang pembentukan Pusdiklat Piutang Lelang Negara (PPLN) yaitu untuk mendidik ahli madya di bidang kepiutanglelangan negara, yang pembinaannya dibawah Pusdiklat Keuangan Umum BPLK dan BUPLN, lulusan spesialisasi ini akan menjadi tenaga profesional di BUPLN yang tersebar di 9 Kanwil, yang ditempatkan baik di Kantor Pusat dan Wilayah, KP3N di seluruh Indonesia.

Semoga mereka semua mampu menjalankan amanah negara sebaik mungkin, amin pucca_love_17

Share: