Tampilkan postingan dengan label VIDEO KLIP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VIDEO KLIP. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Juli 2013

MENYINGKAP MAKNA LAGU PETERPAN – DIBALIK AWAN



Assalamualaikum Wr.Wb.

Sebelumnya saya ucapkan selamat berjuang kepada adik-adik yang kini tengah menempuh SBMPTN 2013. Semoga apa yang ingin kalian berikan kepada orang-orang yang adik-adik sayangi dapat menjadi nyata dan jalan yang adik-adik lalui ke depan menjadi semakin bermakna.

Bicara tentang SBMPTN yang tiap tahun selalu diadakan, walaupun namanya berubah-ubah, tetapi tetap menyimpan sebuah cerita sendiri bagi saya. Dulu ketika jaman saya namanya adalah SNMPTN. Mungkin ini pertama kalinya saya posting artikel yang berbau sedikit curcol Hehe..

SBMPTN, atau SNMPTN, atau apapun itu, menyimpan sebuah cerita yang tertulis abadi dalam sebuah lagu. Lagu itu adalah lagu band Peterpan berjudul Dibalik Awan. Konon, banyak orang yang masih bertanya-tanya apa maksud lagu itu. Vokalis salah 1 band saya yang sangat hobi berfilosofi (sebut saja Grow) pun menganggap bahwa ini lagu yang liriknya misterius. Betapa tidak? Apa coba hubungannya dibalik awan, dibalik hujan, emang gapai kalau sudah berdiam dibalik awan? Hmm itulah keistimewaan Ariel CS dalam meracik lirik =)

Kebetulan sekali saat itu saya sedang dalam sebuah kondisi yang saya sendiri tidak dapat mendeskripsikan kondisi tersebut saat itu. Sampai saya bertemu dengan lagu ini dan tanpa saya sadari saya langsung “ngeh” dengan maksud lagu tersebut. Padahal sebelum-sebelumnya walaupun juga sering saya dengarkan tapi masih belum bisa saya mengerti. Untuk yang lupa liriknya, mari kita baca bersama lirik misterius di balik awan terlebih dahulu sebelum dibedah lebih dalam maknanya.

Dibalik Awan by Peterpan

Ku tak selalu berdiri
Terkadang hidup memilukan
Jalan yang ku lalui
Untuk sekedar bercerita

Pegang tanganku ini
Dan rasakan yang ku derita
Genggam tanganku ini
Genggam perihnya kehidupan

Apa yang ku berikan
Tak pernah jadi kehidupan
Semua yang ku inginkan
Menjauh dari kehidupan

Tempat ku melihat dibalik awan
Aku melihat dibalik hujan
Tempat ku terdiam tempat bertahan
Aku terdiam dibalik hujan

Saya yakin, paragraf 1-3 pada lirik di atas masih relatif mudah untuk kita pahami. Secara keseluruhan, lagu Dibalik Awan menceritakan tentang seseorang yang sudah tidak berdaya, sudah tidak memiliki power lagi sama sekali. Sebab ia telah mengerahkan seluruh daya upayanya namun ternyata dia tidak memperoleh apa yang ia inginkan. Atau kenyataan sangat berlawanan sekali dengan impiannya.

Paragraf pertama mengatakan bahwa seseorang pasti ada masa tertentu dimana dia terjatuh karena berbagai hal. Kehidupan ini silih berganti antara tangis dan canda tawa. Dan apa yang orang tersebut sudah kerahkan untuk berusaha ternyata tidak membuahkan hasil apa-apa. Itulah mengapa dituliskan bahwa jalan upaya yang telah dilalui dilakukan hanya sekedar untuk bercerita saja.

Paragraf kedua, cukup mudah dipahami. Hanya mengatakan bahwa seseorang itu menginginkan orang lain memahami kondisinya tersebut.

Paragraf ketiga relatif sama dengan paragraf pertama. Apapun usaha yang telah diberikan ternyata tidak membuahkan hasil atau kehidupan. Dan semua yang diimpikan justru menjauh dari kehidupannya.

Nah inilah “gong”-nya : paragraf keempat alias reff lagunya. Ada apa sih kalau kita lagi ada di balik awan?



Seperti pada konsep awalnya, bahwa lagu dibalik awan menggambarkan seseorang yang sangat lelah dengan segala permasalahan hidup yang sedang dialaminya sampai tidak memiliki tenaga yang tersisa (weleh2). Dia ingin pergi ke tempat yang sangat jauh sehingga tidak tampak lagi segala permasalahan tersebut.

Sekarang saya tanya, pernahkan Anda melihat gumpalan awan? Sama, saya juga pernah. Tetapi saya hanya bisa melihat awan itu dari sisi yang menghadap ke bumi dan tidak bisa melihat sisi seberangnya yang menghadap ke langit. Catatan penting, pengecualian dalam penafsiran ini adalah tidak boleh lihat sisi baliknya sambil naik pesawat lo...

Dengan kondisi yang demikian, kita kan tidak tau bagaimana kondisi dibalik awan yang menghadap ke langit? Sama halnya jika kita imanijasikan kita berada dibalik awan tersebut, tentu kita pun tidak dapat melihat bumi, Right?

Kondisi alam yang demikian itu difilosofikan dengan indah menjadi sebuah lagu oleh Ariel. Orang yang sedang lelah dirundung banyak persoalan itu inginnya pergi beristirahat sejenak dari masalah-masalah itu. Tempat yang dituju adalah dibalik awan. Sebab dibalik awan, dia tidak dapat melihat bumi, dan otomatis segala persoalan di dalamnya pun menjadi tidak tampak. Kita tahu bahwa awan dapat menghasilkan rintik hujan. Jadi dibalik hujan pun sama penafsirannya dengan dibalik awan.

Hubungannya dengan SNMPTN...hmm...

Bukan kebetulan, nama lengkap saya adalah Dinar Rafikhalif. Kalau disingkat maka inisial per kata adalah DR. Kalau diubah menjadi huruf kecil menjadi dr , artinya adalah dokter.

Yup, dulu orang tua saya memberi inisial semacam itu karena ingin agar saya kelak bisa menjadi dokter. Menurut saya, jika memang itu baik dan dapat membuat orang tua bahagia, kenapa tidak saya wujudkan? Apalagi kita ingat bahwa jasa orang tua kita begitu banyak sejak kita lahir, sangat tidak terpuji jika kita tidak membalasnya. Terutama diperkuat dengan kalimat “Ridho Allah tergantung ridho orang tua”. Jadi menurut saya, tidak berguna hidup seorang anak jika tidak membahagiakan orang tuanya. Anak lahir dari orang tua, dibesarkan dirawat dibiayai orang tua sampai besar. Jika tujuan hidupnya tidak membahagiakan orang tua terus mau bahagiakan siapa? Apapun jawabannya saya yakin tidak akan bermutu kecuali jawabannya adalah membahagiakan Allah.

Dengan berbekal mindset yang demikian kuatnya, saya lamar segala macam Fakultas Kedokteran. Setiap opsi pilihan jurusan selalu terisi dengan kata Pendidikan Dokter. Mulai dari PMDK Undip, sampai saya dihafal guru Informatika karena sering bolos kelasnya, alasannya adalah ingin berebut form PMDK karena setiap SMA dulu hanya dibatasi mendapatkan beberapa form saja. Ada juga cerita UM UGM, UM UNDIP, UM II UNDIP yang Alhamdulillah semuanya saya lewati dengan kegagalan. Yang lebih dramatis adalah saya sampai diopname sakit karena teman-teman yang lain sudah banyak yang diterima PTN sedangkan saya belum. Mungkin karena saya selalu memilih FK yang pasing gradenya ga bisa main-main.

Sembuh dari opname rumah sakit tidak membuat mindset saya berubah. Saya masih berharap banyak dengan SNMPTN. Kali ini saya mengisi opsi pilihan jurusan adalah pilihan 1 Pendidikan Dokter UNS dan pilihan 2 Ilmu Komputer UNS, dengan anggapan bahwa passing grade pilihan 2 agak rendah.  Dan dengan extra hati-hati saya belajar dengan sangat tekun dan sistematis. Mungkin saat itu adalah saat belajar saya yang paling sistematis seumur hidup. Setiap malam, habis makan malam jam 7 saya sudah tidur. Kemudian jam 11 saya bangun langsung wudhu sholat malam biar ga ngantuk. Belajar sampai sekitar jam 3 kemudian ditutup dengan sholat malam lagi. Sampai sekarang saya masih ingat doa saya pada kedua sholat malam tersebut. Tidak jarang saya membayangkan betapa bahagianya kedua orang tua saya melihat anaknya berhasil masuk Pendidikan Dokter.

Saya lupa saat itu untuk masuk ke Pendidikan Dokter UNS minimal harus bisa menjawab benar xxx soal. Sedangkan untuk Ilmu Komputer UNS minimal yyy soal. Pokoknya sudah saya perhitungkan dengan sangat detail berapa soal yang harus benar saya kerjakan hari pertama dan hari kedua SNMPTN.

Akhirnya tiba juga hari pertama SNMPTN, berangkat dengan semangat 45 ternyata tidak membuat segalanya lancar. Pulang dengan perasaan kalut kecewa besar karena sedikiiit sekali soal yang yakin benar saya kerjakan. Bahkan boro-boro menjadi dokter, kuliah di Ilmu Komputer UNS saja saat itu sudah menjadi angan-angan belaka. Jelas sudah target-target skor yang sudah direncanakan harus dikantongi hari pertama meleset jauh. Dan bila harus dikejar pada hari kedua itu pun merupakan kemustahilan.

Penganggurankah saya jadinya?? Seorang lulusan SMA yang sangat berambisi menjadi dokter demi orang tuanya harus menganggur?? Mengapa cita-cita begitu mulia saja sangat sulit tercapai. Yah saat itu saya tidak tau kalau Allah telah membuat skenario hidup saya lebih indah dan menarik.

Malam itulah di kepala saya hanya dipenuhi dengan keputus-asaan penuh. Semalam penuh tidak tidur sampai pagi hari kedua SNMPTN. Hanya ditemani lagu Dibalik Awan yang saya putar secara terus menerus hingga akhirnya saya memahami maknanya.

Singkat cerita, sudah jelas saat seluruh pengumuman tiba saya tidak diterima di PTN manapun!

Namun di hari terakhir pengumuman salah satu ujian swadana, saya berhasil diterima di Ilmu Komputer UNS. Itu adalah pengumuman yang benar-benar terakhir. Kalau saat itu tidak ada nama saya maka saya murni menjadi pengangguran.

Hmmm panjang sekali ceritanya jika saya lanjutkan sampai pada akhirnya saat ini saya bisa menjadi alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Ketika menjadi mahasiswa Ilmu Komputer UNS, saya pun mengulang lagi mengikuti SNMPTN untuk memburu Fakultas Kedokteran, dan hasilnya nihil lagi. Sehingga kalau ditotal, saya pernah mengalami kegagalan ujian masuk perguruan tinggi hampir tujuh kali dan semuanya itu karena Fakultas Kedokteran =’) :
1.       PMDK UNDIP 2008
2.       UM UGM 2008
3.       UM UNDIP I 2008
4.       UM UNDIP II 2008
5.       STAN 2008
6.       SNMPTN 2008
7.       SNMPTN 2009

Pelajaran yang ingin saya bagikan kepada teman-teman semua yang membaca ini adalah, jangan pernah berhenti untuk berusaha dalam meraih impian. Walaupun seberat apapun. Kegagalan itu bukan isyarat untuk berhenti. Justru di setiap bangkit dari kegagalan itu akan ada upgrade yang dibuat oleh Allah SWT atas impian yang kita susun, sehingga apa yang tidak pantas untuk kita akan dibuang dan diganti dengan yang sangat pantas. Bukankah Dia yang Maha Tahu daripada kita??

Kuliah di Ilmu Komputer selama 1 tahun sangat tidak sia-sia. Jujur, seluruh kemampuan IT saya (termasuk membuat desain blog ini) saya peroleh disana. Walaupun setelah itu saya pindah ke STAN, ilmu tersebut tetap bisa dimanfaatkan. Bahkan saya sangat berkeinginan kelak bisa menjadi seorang Auditor Sistem Informasi, sehingga saya bisa mengkombinasikan ilmu dari Informatika dan ilmu Akuntansi. Tetap semangat, jangan berhenti berusaha dan berdoa =)
Share:

Selasa, 20 November 2012

Bedah Videoklip Noah-Separuh Aku...Pertarungan dua jiwa satu tubuh...




Separuh Aku merupakan video klip yang pantas untuk ditelaah karena memiliki cerita yang dalam mengenai kontroversial pada hati dan jiwa sendiri. Ketika seseorang melakukan suatu tindakan akan selalu dibarengi dengan “suara hati” yang mengatakan apakah itu benar atau salah. Namun sayangnya di dalam hati ini terkadang memiliki dua jiwa yang saling bertentangan. Terkadang seseorang akan mengalami konflik psikis ketika hati sulit membedakan antara dua hal tersebut manakah yang benar menjadi “suara hati”nya, seperti yang terjadi pada video klip Separuh Aku.

Baru-baru ini liputan musik di televisi tengah disibukkan dengan lahirnya band baru Lukman dkk bernama NOAH. Melalui sebuah single berjudul Separuh Aku, NOAH resmi berganti nama dari Peterpan. Ada beberapa hal menarik mengenai single Separuh Aku ini pasalnya ini kali pertama sebuah single yang tidak dibuat oleh Ariel, tapi oleh David dan Ihsan, dua orang yang tergolong baru di NOAH, namun tetap memiliki makna lagu yang tersirat, seperti khas lagu-lagu Ariel yang tidak mudah dipahami makna lagunya hanya dengan satu kali dengar. Hal menarik lainnya adalah bahwa pembuatan video klip ini telah dilakukan jauh hari sebelum Ariel dijebloskan di balik bui. Tampak di dalam video klip ini raut wajah mereka masih terlihat “nakal” seperti kebanyakan anak band. Padahal kalau Anda perhatikan sekarang mereka menjadi lebih dewasa dan teduh. Ya, memang masalah mendewasakan.

Mungkin sebelum melihat video klipnya, lagu Separuh Aku ini liriknya tergolong biasa-biasa saja. Secara pendengaran telinga saja pasti banyak yang menebak paling ini maksudnya “separuh aku dirimu” itu ya dirimu kekasihku, baik cewek maupun cowok, sudah jelas dan sangat umum seperti kebanyakan lagu-lagu romansa. Secara lengkap, lirik Separuh Aku adalah seperti ini.

Dan terjadi lagi
Kisah lama yang terulang kembali
Kau terluka lagi
Dari cinta rumit yang kau jalani

Aku ingin kau merasa
Kamu mengerti aku mengerti kamu
Aku ingin kau sadari
Cintamu bukanlah dia

Dengar laraku
Suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku
Dirimu

Ku ada disini
Pahamilah kau tak pernah sendiri
Karena aku selalu
Di dekatmu saat engkau terjatuh

Aku ingin kau merasa
Kamu mengerti aku mengerti kamu
Aku ingin kau pahami
Cintamu bukanlah dia

Dengar laraku
Suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku
Menyentuh laramu
Semua lukamu telah menjadi lirihku
Karena separuh aku dirimu.

Nah, kalau sudah begini mana sisi misterius yang biasa tersirat dalam lagu-lagu milik Ukie dkk dimana biasanya terdapat makna yang mendalam dan di luar dugaan terhadap lirik lagu mereka. Ternyata hal tersebut saya temukan ketika melihat official video klip Separuh Aku. Monggo yang belum pernah lihat, silaken diperhatikan dulu dengan saksama video klipnya di bawah ini terlebih dahulu.


Bukan NOAH aka Peterpan namanya apabila tidak menyajikan sesuatu yang jauh dari dunia menuju ke dimensi imajinatif. Seperti pada ulasan tentang misteri apa maksud video klip Walau Habis Terang kok Ariel sampai diewer-ewer seperti tikus, apabila Anda perhatikan dan menelaah video klip separuh aku ini ternyata tidak se-simple liriknya. Anda akan menemui 4 tokoh yaitu 1 Ariel, 1 wanita, dan 2 “suara hati”nya Ariel yang digambarkan masing-masing oleh 2 Ariel yang berhadapan di depan cermin. Untuk memudahkan, saya sebut saja Ariel1, Ariel2, dan Ariel3 sesuai urutan di atas tadi.

Cerita ini bermula ketika Ariel1 duduk termenung di lantai bersama dengan wanita dimana sepertinya mereka baru saja melewati sebuah konflik yang dalam. Kemudian muncullah Ariel2 (jiwa yang damai) yang mencoba bicara dengan Ariel1 tentang permasalahan hidupnya seperti yang tertuang dalam lirik Separuh Aku bagian verse dan bridgenya (paragraf 1 dan 2). Karena Ariel1 merasakan sakit yang begitu mendalam seakan ingin melampiaskan kemarahannya dengan melempar kursi ke arah wanita pada bagian reff lagunya. Ingat, melempar kursi dalam video klip ini ceritanya hanya visualisasi tentang nafsu kemarahannya saja, jadi ini belum benar-benar terjadi. Bersamaan dengan visualisasi nafsu amarahnya tersebut, muncullah Ariel3 sebagai pencitraan jiwa yang memberontak dengan wajah penuh amarah.



Walau demikian, Ariel2 sebagai jiwa yang damai terus berusaha mendamaikan situasi dengan menyanyikan lirik pada verse dan bridge lagu yang kedua. Kata-kata yang paling menyentuh adalah saat dia berkata “ku ada di sini, pahamilah kau tak pernah sendiri...karena aku selalu di dekatmu saat engkau terjatuh...”. Dengan demikian, kedua jiwa dalam tubuh tersebut saling bicara satu sama lain. Hal inilah yang menyebabkan seseorang terkadang merasa galau untuk memutuskan iya atau tidak, terkadang ingin marah, namun juga terkadang tersentuh hatinya oleh suara jiwa yang damai dalam hatinya.


Ketika pada puncak dilema yang besar pada Ariel1, sampai dia memegang erat kepalanya, dan ketika nafsu amarah telah hampir mencapai puncak (tergambar ketika Ariel kembali memegang kursi ingin melempar) datanglah Ariel2 juga dengan membawa kursinya dan kemudian terjadilah perkelahian antara 2 jiwa tersebut di dalam 1 tubuh.


Pertarungan dimenangkan oleh jiwa yang damai berhasil menaklukan nafsu amarah dalam dirinya sendiri. Begitu hebatnya pertarungan dalam diri sendiri membuat Ariel1 terkapar namun akhirnya dia sadar dan memeluk wanita tersebut.

Jadi kesimpulannya, sebenarnya lagu Separuh Aku ini BUKAN lagu yang dinyanyikan kepada kekasihnya, bukan kepada orang lain, tapi kepada diri sendiri. Yang menyanyikan lagu ini pun juga bukan pula diri secara sadar, tetapi hati yang bernyanyi untuk diri, jiwa yang tenang yang menyanyikan seluruh lirik lagu ini kepada diri ketika ada  masalah, ketika diri merasakan sakit seakan tak ada lagi yang mau mengerti.

“karena separuh aku menyentuh laramu....semua lukamu telah menjadi lirihku....karena separuh aku dirimu...”

Pahamilah bahwa setiap orang tidak akan pernah sendirian baik ketika senang maupun susah, akan selalu ada jiwa yang selalu menemani dia, karena itulah separuh dirinya, separuh aku.

Semoga bermanfaat....

Share:

Senin, 19 November 2012

Sen No Yoru Wo Koete - Aqua Timez chord, video klip and Indonesian translation

Aqua Timez - Sen No Yoru Wo Koete (Melewati Seribu Malam)



F G
aisaretai demo aisou to shinai
C
sono kurikaeshi no naka o samayotte
F E7 Am F G Em Am
boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte kizu tsuitatte
F G C
suki na hito ni wa sukitte tsutaerun da

F G
anata ga boku o aishiteru ka aishitenai ka
C
nante koto wa mou docchi demo iin da
F G C
donna ni negai nozomou ga kono sekai ni wa kaerarenu mono ga
F
takusan aru darou
G C F
sou soshite boku ga anata o aishiteru to iu jijitsu dake wa
G 
dare ni mo kaerarenu shinjitsu dakara

F G C
sen no yoru o koete anata ni tsutaetai
F G C
tsutaenakya naranai koto ga aru
F G
aisaretai demo aisou to shinai
C
sono kurikaeshi no naka o samayotte
F E7 Am F G
boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte
Em Am F G C
kizu tsuitatte suki na hito ni wa sukitte tsutaerun da
F G E7 Am
kimochi o kotoba ni suru no wa kowai yo
F G C
demo suki na hito ni wa sukitte tsutaerun da

F
kono hiroi sekai de
G C
meguriau yorokobi o kotoba ja iiarawasenai ne
F G
dakara bokutachi wa hohoemi
C F G
iro azayaka ni sugiru aki o "do re mi" de utatte
C F
fuyu o se ni haru no komorebi o machi
F G
atarashiku umarekawaru dareka o mamoreru you ni to

F G C
kita michi to yukisaki furikaereba itsudemo
F G C
okubyou na me o shite ita boku
F G
mukiaitai demo sunao ni narenai
C
massugu ni aite o aisenai hibi o
F E7 Am F F Em Am
kurikaeshite wa hitoribocchi o iyagatta ano hi no boku wa
F G C
mukizu no mama de hito o aisou to shiteita

F G C
sen no yoru o koete ima anata ni ai ni ikou
F G C
tsutaenakya naranai koto ga aru
F G
aisaretai demo aisou to shinai
C
sono kurikaeshi no naka o samayotte
F E7 Am F G
boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte
Em Am F G C 
kizu tsuitatte suki na hito ni wa sukitte tsutaerun da
F G E7 Am F
sono omoi ga kanawanakutatte suki na hito ni suki tte tsutaeru
G F
sore wa kono sekai de ichiban suteki na koto sa 



Aku ingin dicintai oleh mu, tapi sepertinya kau tak akan mencintaiku.
Aku mengembara dalam pikiranku.
Aku menemukan sebuah jawaban, walaupun menakutkan dan menyakitkan.
Aku ingin menyampaikan “aku mencintaimu” pada orang yang ku cintai.

Apakah kau mencintaiku atau tidak?
Yang manapun jawabannya, tak lagi menjadi persoalan. 
Tak peduli bagaimanapun aku memohon, di dunia ini banyak hal yang tak dapat dirubah.
Ya, karena kenyataan bahwa aku mencintaimu tak dapat dirubah oleh siapapun.

Aku melewati seribu malam, ingin menyampaikan padamu.
Ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu.
Aku ingin dicintai oleh mu, tapi sepertinya kau tak akan mencintaiku.
Aku mengembara dalam pikiranku.
Aku menemukan sebuah jawaban, walaupun menakutkan dan menyakitkan.
Aku ingin menyampaikan “aku mencintaimu” pada orang yang aku cintai.
Aku sangat takut untuk mengubah perasaanku ke dalam kata-kata.
Tapi aku ingin menyampaikan “aku mencintaimu” pada orang yang ku cintai.

Dalam dunia yang luas ini, aku tak dapat menggambarkan betapa senangnya aku karena bertemu dengan mu.
Jadi kita hanya tersenyum, bernyanyi tentang musim gugur yang terlalu terang dalam do-re-mi. Membalikan punggung kita di musim dingin, menunggu cahaya matahari mengalir melewati pepohonan musim semi. 
Dan terlahir kembali, jadi kita dapat melindungi seseorang.

Saat melihat kembali langkah dari mana kita berasal dan tujuan kita, aku selalu takut.
Aku ingin menghadapimu, tapi aku tak bisa jujur.
Aku, yang mengulang hari itu, tak mampu mencintai mu dengan jujur dan benci kesendirian.
Dengan terluka, aku mencintai seseorang.

Aku melewati seribu malam, ingin bertemu denganmu.
Ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu.
Aku ingin dicintai oleh mu, tapi sepertinya kau tak akan mencintaiku.
Aku mengembara dalam pikiranku.
Aku menemukan sebuah jawaban, walaupun menakutkan dan menyakitkan.
Aku ingin menyampaikan “aku mencintaimu” pada orang yang ku cintai.

Walau hal itu tak terpenuhi, dapat mengatakan “aku mencintaimu” pada orang yang kita cintai adalah hal yang paling indah di dunia ini.
Share:

Minggu, 18 November 2012

Alones - Aqua Timez chord, video klip, and Indonesian translation

Aqua Timez – Alones (Kesepian)




(Chorus):
C F G
Oreta awai tsubasa
Em Am Em
Kimi wa sukoshi aosugiru
F G C
Sora ni tsukareta dake sa
F G Em Am
Mou dareka no tame janakute
Em F G Am* G
Jibun no tame ni waratte ii yo

C G
Izen to toshi no bion ga toutsuu
F
Uchigawa ni tomaru ga osoku
G
Toki wa ubau ni koukanoshaUn ga arya to wa urahara ni
C G
Tarinai kotoba no hitomi
F
No ma ni de umetanain darou
G
Mou wakaranai yo
A E
Semete umero, wakatta?
F
Jiyuu ni oyogetara
C
Anna sora mo iranai no ni(repeat solo):
A E
Kinou made no koto wo
F
Iitsubusanakutemo
G
Asu ni mukaeru no ni

(Chorus):
C F G
Oreta awai tsubasa
Em Am Em
Kimi wa sukoshi aosugiru
F G C
Sora ni tsukareta dake sa
F G Em Am
Mou dareka no tame janakute
Em F G Am
Jibun no tame ni waratte ii yo


 


Sayap pucat yang patah…
Kau hanya sedikit lelah terhadap langit yang terlalu biru
Jangan lagi tersenyum demi orang lain, tersenyumlah demi diri mu sendiri

Kesepian yang masih bertahan, 
Lilin yang menyala di sisi luar,
Tempat lilin yang cantik di pesta yang ramai, di balik semua itu…
Apakah tidak apa-apa jika mengubur ketidaksempurnaan kata-kata dengan sesuatu?
Aku tak mengerti...

Setidaknya dalam mimpi,
seandainya dapat berenang dengan bebas, aku tidak butuh langit semacam ini
Walau aku tak dapat melukiskan semua hal yang terjadi sampai kemarin, aku tetap akan menghadapi hari esok

Sayap pucat yang patah…
Kau hanya sedikit lelah terhadap langit yang terlalu biru
Jangan lagi tersenyum demi orang lain, tersenyumlah demi diri mu sendiri

Perasaan rendah dan kompromi tidak bisa terwujud dengan mudah
Kelopak bunga yang terpantul di cermin saat kita berada di puncak kesadaran
Seperti meremas, mencoba meneriakkan cinta yang ternoda
Sangat menyakitkan

Di dalam waktu yang berputar,
Rasa sakit itu akan mengering menjadi luka
Kau, tanpa menunggu hal itu terjadi…sangat cantik, sangat  cepat berlalu

Doa yang bergetar dalam cahaya matahari seperti  jejak yang bergetar jatuh
Sekarang tak perlu memaksakan diri untuk mencintai orang lain

Terkadang dalam dunia ini saat kita berjalan sambil melihat ke atas, sedikit terlalu silau ya…
Saat kau menunduk seolah kau tenggelam, tanah yang kering menghisap semua air mata mu

Mengapa kita selalu merasa sendirian? Tak apa jika kau tidak memiliki segalanya
Mengapa kita selalu merasa sendirian? Hanya terpaku bukanlah sebuah keberanian


Share:

Natsu No Kakera - Aqua Timez chord, video klip, and Indonesian translation

Aqua Timez - Natsu No Kakera (Kerinduan Musim Panas)




**Capo: fret 2**

G                      D
amaku natsukashii natsu no kakera
Em                   G
mada osanaki kokoro de wakeau
C                      A7
ano koro arayuru yume ga kono me ni utsutta
D7                   
sora wo tobitai toki wa me wo tsubutta
G                      D
boku wa itsunomanika
Em                   G
sora no tobi kata wo wasurete shimatta
C                      A7
uso ya iiwake mo jouzu ni natta
D                      C
yume no kagi wa mune no oku ni shimatta

C                      G                   C
nakushita mono to hikikae ni
C                      G                   C
te ni ireta mono wa nan darou
C          G          D          C
fushiawase na wake demo nai no ni
Cm                   D7
nazeka tameiki ga kobore ochiteku

G                      Bm7
tooi mukashi boku-tachi wa
Em                   G
ano natsu no sora no shita
C          A7        D         
subete ga kagayaite mieta
B7        Em
mou kikoenai
C          D7        G
hikari ni michita utagoe

G                                              D
shousetsu wo ketsumatsu kara yonde miru
Em                   G
hajimari he to mukatte miru
C                      A7
kanashimi no riyuu wo himotoku to
D7
deatte shimatta hito to hito ga ita
G                      D
ochiteku koi no fukami
Em                   G
mirai wo shiranu futari
C                                  A7

omoitsuku kagiri ai wo rakugaki suru
D                                  C
sono kabe ga yukidomari to wa kidzukazu ni

C          G                      C
hasande ita shiori wa mada
G                      C
awai usu beni iro no mama de
C          G          D          C          Cm
meguri ai no yorokobi to asu he no kitai ni
D7
idakare suyasuya to nemuru

G                      Bm7
tooi mukashi boku-tachi wa
Em                   G
boroboro no yakusoku wo
C                      A7        D
takaramono ni shite sugoshita
B7                    Em
mou kagayaka nai
C          D7        G
eien to iu na no jumon

G                      Bm7
tooi mukashi boku-tachi wa
Em                   G
sabi kake no jitensha de
C          A7        D7        D#7
ano sakamichi wo nobori kitta...

**Capo: fret 3**
G          Bm7
hana ga saki kaze ga fuki
Em       G
taiyou wa ano koro to
C          A7        D          B7
kawarazu ni sekai wo terashiteru
Em
aaa, seishun wa
C          D7        G
ima mo shizuka ni tsudzuite iru
C          D7        G
sumiwataru akizora no shita de



Potongan manis kerinduan musim panas masih tersisa di dalam hatiku yang belum dewasa.
Saat itu, semua impian terpancar di mata.
Saat aku ingin terbang ke langit, aku memejamkan mataku.
Entah sejak kapan, aku lupa bagaimana caranya terbang ke langit.
Aku menjadi sangat ahli dalam berbohong dan beralasan.
Kunci dari impianku berada jauh di dalam hatiku.

Aku berpikir hal apa yang telah hilang dan apa yang ada di genggamanku.
Walaupun itu bukanlah suatu hal yang tidak menyenangkan, tapi entah mengapa aku mengeluh.

Saat berada di masa lalu, kita berada di bawah langit musim panas itu, semua hal terlihat gemerlap.
Lagi, ada sebuah nyanyian yang tak terdengar yang diliputi cahaya.

Kita membaca novel dari akhir cerita melaju ke awal cerita.
Ada orang yang bertemu dengan orang lain untuk menyingkap alasan kesedihannya.
Mereka terjatuh di kedalaman cinta, keduanya tidak tahu tentang masa depan.
Tanpa berpikir, menggambar grafiti cinta yang terbatas.
Tanpa menyadari bahwa tembok itu adalah jalan buntu.

Pembatas buku berwarna merah pudar tetap terselip begitu saja.
Memeluk kebahagiaan yang ada dan harapan akan hari esok, kita memejamkan mata dan tertidur lelap.

Ketika kita berada di masa lalu kita menjadikan janji kita yang usang sebagai harta yang berharga.
Lagi, ada sebuah cahaya redup yang disebut keabadian.

Ketika kita berada di masa lalu, dengan sepeda berkarat kita mendaki tanjakan itu.
Bunga bermekaran, angin berhembus, matahari pun menerangi dunia tak berubah seperti saat itu.
Masa muda…sekarang pun masih tetap berlanjut dengan tenang di bawah langit musim gugur yang sangat cerah.


Share: